sometimes i hate melancholic writing, but when you get that surge of idea suddenly rushing into your brains, you JUST got to write it down. The same goes for memories recollection, it can suddenly just flash into your mind without you noticing.
For me, i felt like i just started high school yesterday.
Year 10 was the beginning for me, freshly graduated from the chaotic junior high school (even though in hindsight, i felt like it was pretty much the same). And ten i enter this school, having no previous knowledge only with the information that mom provided. At first i was accepted pretty well despite my racial differences, i made friends quickly and adapted in the same manner.
Things seems to flash through, the orientation week, the retreat, and many other activities. the short time span of year 10 made it go un-noticed
memorable memories:
1.My first crush in this school:
owh boo-hoo, guess what it doesnt end well. but whatever, i learned that random freaky acts does not get you a girl, and publicly declaring your intentions maybe good on some cases, but no in majority.
2.Retreat drama
meaning two things, the actual drama and the real life drama that followed. i get quite a taste of fame (despite not doing a thing). especially year 7 students ( i went like meh...), even though that this is going to haunt me later on.
YEAR 11 was a very different feel compared to year 10, at this stage your "image" is already portrayed and whom you hang out with will ultimately shape people's perceptions and your own place in the school.another different feel is that class is segregated between one subject and the other, so the feel of each class is different.
for me, year 11 is like a roller coaster ride that im both overjoyed and resented...
Friday, November 16, 2007
the end of a journey
tanggal 16 november 2007 adalah sebuah malam yang akan dikenang meski kita sudah punya anak, tua, bahkan punya cucu. Malam dimana 2 setengah tahun masa terindah di hidup seseorang berakhir, malam dimana high school berhenti. malam graduation.
Malam ini merupakan kulminasi dari segala sesuatu yang telah kita bina selama beberapa tahun kebelakang, persahabatan, rasa keeratan, kekompakan, memori yang telah kita bangun.
Tak disangka akhirnya malam itu datang, malam dimana pada akhirnya kita mengucapkan selamat tinggal, malam dimana kita menutup sebuah buku tebal berlabel "high school", malam dimana setelah kita melangkah keluar dari sekolah, kita menjadi seorang dewasa, malam dimana hidup menanti kita, malam dimana kita harus membuat keputusan sendiri.Namun terlepas dari segala kesedihan itu, malam ini merupakan malam penuh kebahagiaan, teman semakin erat, malam dimana kita berbaikan dengan musuh, malam dimana "gang" hilang dan semuanya berkumpul, malam dimana kita tak lagi membeda-bedakan, tetapi jadi satu.
Apa makna perpisahan bagi kita semua? bagi saya, malam ini hanyalah sebuah akhiran dari sebuah petualangan, saya yakin bahwa teman tidak akan berpisah, saya yakin saya tidak akan lupa akan siapa yang pernah duduk di dekat saya, siapa yang pernah kita duduk makan bersama, semuanya, entah betapa dekatnya kita, kita adalah teman, teman adalah seseorang yang tidak akan hilang ditelan waktu, malahan makin erat seiring waktu berjalan.
Ketika saya berdiri di depan chapel, dengan toga, cincin berinisial "ET" tersemat dengan manis di jari tanganku, sebuah medali terkalung di leher, saya menatap wajah teman teman saya, ada yang bahagia, ada yang bangga, ada yang sedih, dan banyak yang menyimpan harapan. Mereka adalah temanku, teman yang paling kukasihi di dunia ini, teman seperjuangan, seangkatan, segala kasih dan duka kami bagi bersama.
wahai teman, kita akan bertemu lagi, entah bagaimana, entah kapan, entah kau akan menjadi apa, entah apa yang terjadi dengan kita, tapi ingatlah satu hal teman. Janganlah lupakan kami.
Malam ini merupakan kulminasi dari segala sesuatu yang telah kita bina selama beberapa tahun kebelakang, persahabatan, rasa keeratan, kekompakan, memori yang telah kita bangun.
Tak disangka akhirnya malam itu datang, malam dimana pada akhirnya kita mengucapkan selamat tinggal, malam dimana kita menutup sebuah buku tebal berlabel "high school", malam dimana setelah kita melangkah keluar dari sekolah, kita menjadi seorang dewasa, malam dimana hidup menanti kita, malam dimana kita harus membuat keputusan sendiri.Namun terlepas dari segala kesedihan itu, malam ini merupakan malam penuh kebahagiaan, teman semakin erat, malam dimana kita berbaikan dengan musuh, malam dimana "gang" hilang dan semuanya berkumpul, malam dimana kita tak lagi membeda-bedakan, tetapi jadi satu.
Apa makna perpisahan bagi kita semua? bagi saya, malam ini hanyalah sebuah akhiran dari sebuah petualangan, saya yakin bahwa teman tidak akan berpisah, saya yakin saya tidak akan lupa akan siapa yang pernah duduk di dekat saya, siapa yang pernah kita duduk makan bersama, semuanya, entah betapa dekatnya kita, kita adalah teman, teman adalah seseorang yang tidak akan hilang ditelan waktu, malahan makin erat seiring waktu berjalan.
Ketika saya berdiri di depan chapel, dengan toga, cincin berinisial "ET" tersemat dengan manis di jari tanganku, sebuah medali terkalung di leher, saya menatap wajah teman teman saya, ada yang bahagia, ada yang bangga, ada yang sedih, dan banyak yang menyimpan harapan. Mereka adalah temanku, teman yang paling kukasihi di dunia ini, teman seperjuangan, seangkatan, segala kasih dan duka kami bagi bersama.
wahai teman, kita akan bertemu lagi, entah bagaimana, entah kapan, entah kau akan menjadi apa, entah apa yang terjadi dengan kita, tapi ingatlah satu hal teman. Janganlah lupakan kami.
Thursday, November 1, 2007
SDD
SDD stands for Software Design and Development
Why am i writing that stuff on this blog?
Oh ya, bagi yang ga tahu, im having this huge piece of majorly annoying test that will ultimately change my life's outcome....singkat kata mirip kayak UAN tapi versi australia.
One thing that is annoying (very) is that this test last for a whole month. Bonyok, with their might membuat hidup gw selama beberapa bulan kebelakang mirip Kartini, i cant hang out with my friend, maen game rasanya janggal, i am stuck in my room studying and revising. I feel like i am a nerd.
3 weeks have passed and i am now on my last week of this whole test (yay). Tadi barusan SDD, gw dan 5 anak lainnya (menunjukkan kepopularitasan pelajaran ini *that was a sarcasm by the way) akhirnya menyelesaikannya, limping along the way.
Ya abis mau gimana lagi? guru yang seharusnya ngebimbing kita selama 2 tahun ini jarang ada di kelas dan kerjaannya makan gaji buta mulu, tiap masalah yang kita hadapi dan kita tanya dikacangin dan ujung2nya dimarahin, gimana ga keki. Gw semalem nelp temen baek gw yang juga anak SDD and he felt the same way as well.
Tapi begitu testnya selesai, lega deh. bener bener lega, meski ada yang marah-marah gara gara salah logic gate atau gw yang kesel salah baca algorithm, but we all glad we made it through.
My last trial, the 2nd hardest (1st is math) will be on tuesday next week (tanggal 6).
Economics.
dan sekarang dimana gw seharusnya belajar economics gw malah ngisi blog sambil maenin emulator pokemon di PC (kudos evan...kudos)
Why am i writing that stuff on this blog?
Oh ya, bagi yang ga tahu, im having this huge piece of majorly annoying test that will ultimately change my life's outcome....singkat kata mirip kayak UAN tapi versi australia.
One thing that is annoying (very) is that this test last for a whole month. Bonyok, with their might membuat hidup gw selama beberapa bulan kebelakang mirip Kartini, i cant hang out with my friend, maen game rasanya janggal, i am stuck in my room studying and revising. I feel like i am a nerd.
3 weeks have passed and i am now on my last week of this whole test (yay). Tadi barusan SDD, gw dan 5 anak lainnya (menunjukkan kepopularitasan pelajaran ini *that was a sarcasm by the way) akhirnya menyelesaikannya, limping along the way.
Ya abis mau gimana lagi? guru yang seharusnya ngebimbing kita selama 2 tahun ini jarang ada di kelas dan kerjaannya makan gaji buta mulu, tiap masalah yang kita hadapi dan kita tanya dikacangin dan ujung2nya dimarahin, gimana ga keki. Gw semalem nelp temen baek gw yang juga anak SDD and he felt the same way as well.
Tapi begitu testnya selesai, lega deh. bener bener lega, meski ada yang marah-marah gara gara salah logic gate atau gw yang kesel salah baca algorithm, but we all glad we made it through.
My last trial, the 2nd hardest (1st is math) will be on tuesday next week (tanggal 6).
Economics.
dan sekarang dimana gw seharusnya belajar economics gw malah ngisi blog sambil maenin emulator pokemon di PC (kudos evan...kudos)
Hmm....blogging
Bah, entah mengapa setelah menulis post ini dan menatap blog-blog milik orang lain gw merasa
......damn
gw telat banget bikin blog.
Tapi ya udah, "better late than never" daripada terus tertinggal mending mencoba mengejar. Ya itung-itung puluhan tahun kedepan kalo gw dah beristri beranak gw buka web blog ini (kalo masih ada) gw bisa tahu dan inget hidup gw pada saat itu....telat banget ga si.
Anyways, this is my ever first time posting (broken english banget). Jadi gaya penulisan gw rada aneh, but anyways enjoy aja. karena kalian semua akan gw invite ke hidup gw, sebagaimanapun itu adanya.
cheers
evandra tamzil aka vandar aeron
......damn
gw telat banget bikin blog.
Tapi ya udah, "better late than never" daripada terus tertinggal mending mencoba mengejar. Ya itung-itung puluhan tahun kedepan kalo gw dah beristri beranak gw buka web blog ini (kalo masih ada) gw bisa tahu dan inget hidup gw pada saat itu....telat banget ga si.
Anyways, this is my ever first time posting (broken english banget). Jadi gaya penulisan gw rada aneh, but anyways enjoy aja. karena kalian semua akan gw invite ke hidup gw, sebagaimanapun itu adanya.
cheers
evandra tamzil aka vandar aeron
Subscribe to:
Posts (Atom)